Sumba, Indonesia, 2 September 2025 — Pertemuan hybrid baru-baru ini diadakan di Bali (25 Agustus) untuk membahas arah masa depan Don Bosco Tech ASEAN setelah selesainya dukundan dana dari Don Bosco Mundo. Pertemuan tersebut disambut secara langsung oleh Provinsial INA, Fr Vincent Prastowo, SDB, dan diperkenalkan melalui pesan sambutan yang direkam oleh Anggota Dewan Regional EAO, Fr William Mathews, SDB. Pertemuan ini menyatukan perwakilan dan mitra Misi Awam dari berbagai pusat TVET Don Bosco di seluruh wilayah ASEAN, dan bersama dengan Bapak Lukas Lamberts dari Don Bosco Mondo-Jerman (secara daring), untuk merefleksikan pencapaian tahun-tahun sebelumnya dan memetakan masa depan yang berkelanjutan bagi jaringan EAO. Fr. Jose Dindo Vitug, SDB, Direktur Keseluruhan, menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan di antara institusi Teknis Salesian di EAO, memastikan bahwa misi Don Bosco dalam melayani kaum muda—terutama yang miskin dan terpinggirkan—tetap hidup dan relevan dalam konteks saat ini.Â
Poin-poin utama yang diangkat dalam pertemuan tersebut meliputi penguatan jejaring dan kemitraan berkelanjutan dengan industri multinasional, peningkatan platform untuk pembinaan staf dan instruktur, promosi kelayakan kerja kaum muda melalui sertifikasi keterampilan, dan penyelarasan program dengan agenda ASEAN tentang pengembangan sumber daya manusia.Â
Meskipun siklus pendanaan eksternal dari Don Bosco Mondo telah berakhir, komitmen para Salesian dan mitra mereka untuk menjunjung tinggi visi Don Bosco dalam pendidikan teknik tetap kuat. Para peserta menyatakan keyakinan bahwa Don Bosco Tech EAO dapat terus berkembang sebagai platform untuk berbagi sumber daya, praktik terbaik, dan inovasi, sambil tetap menjaga misi Salesian: membentuk kaum muda menjadi warga negara yang jujur dan Kristen yang baik.Â
Pertemuan diakhiri dengan kunjungan kelompok ke Pusat TVET Don Bosco di Pulau Sumba, di mana para Salesian, staf, dan siswa menyambut mereka. Hari itu ditutup dengan makan malam bersama para Aspiran dan Pra-novis serta para Salesian dari Komunitas Sumba